Minggu, 12 Mei 2013

Pakan Ulat Hongkong Dan Ulat Jerman Yang Kurang Baik

Sallam.. selamat datang dan selamat membaca.

Kali ini saya akan menulis jenis pakan yang kurang baik untuk ulat, khususnya ulat hongkong.

Saat pertama memulai ternak, saya menemukan banyak sekali ulat yang mati, ternyata penyebabnya adalah dedak yang saya gunakan sebagai pakan dan media hidup si ulat, kenapa banyak ulat mati kalau pake dedak? ok, ini jawaban-nya :


  • Dedak mengandung jumlah butiran yang beragam, serta sangat sedikitnya kandungan air sehingga teksturnya keras dan kasar, sehingga tidak menutup kemungkinan akan membuat ulat stres. Atas dasar itu, ulat bisa saja mati jika tingkat stresnya terlalu tinggi, dan dedak tidak akan habis di makan ulat, sehingga akan menyulitkan saat pengayakan karna banyak butiran yang masih utuh.
  • Selanjutnya adalah kandungan gizi yang jauh lebih rendah di bandingkan pollard dan pakan ayam boras atau ayam penampungan.
  • Banyaknya serangga pada dedak, entah dari mana binatang ini berasal, mungkin dari cara penyimpanan yang tidak steril, maklum saja... tempat penggilingan padi dan gudang penyimpanan dedak jauh dari kata steril, al hasil saya menemukan beberapa serangga yang bisa di pastikan bahwa itu adalah hama ulat ( hama bagi ulat hongkong ).
Demikian salah satu pakan yang kurang baik untuk ulat hongkong, mungkin ada jenis pakan lain yang kurang baik, tapi saya tidak berani menulis tanpa penelitian terlebih dahulu.
Semoga bermanfaat apa yang saya tulis ini, terima kasih sudah berkunjung.

Sallam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar